Riekha

Pengaruh Ayah poligami terhadap anak

Posted on: 27/03/2011

PENGARUH AYAH YANG POLIGAMI TERHADAP KEKERASAN PSIKOLOGIS DAN PENALARAN MORAL REMAJA

  1. 1. Hipotesis

Ada hubungan antara kekerasan psikologi dengan penalaran moral remaja dengan ayah poligami. Semakin tinggi kekerasan psiklogis, maka semakin rendah penalaran moral remaja dengan ayah poligami. Sebaliknya semakin rendah kekerasan psikologis, maka semakin tinggi penalaran moral remaja dengan ayah poligami.

  1. Variabel Bebas : pengaruh ayah yang poligami.
  2. Variabel Terikat : kekerasan psikologis dan penalaran moral remaja.
  3. Subjek

sampel yang digunakan adalah aksidental dengan jumlah subjek   30 orang Remaja.

  1. 5. Hasil
    1. Hasil Uji Relabilitas dan Validitas
      1. Uji Relabilitas
      2. Uji Validitas
  • Uji Validitas skala kekerasan psikologis.

skala kekerasan yag terdiri dari 40 aitem, meliputi 5 aspek, setelah diuji validitas terdapat 15 aitem yang gugur, memiliki koefisien korelasi bergerak dari 0,7005 sampai dengan 0,8205. Setelah seleksi aitem bergerak dari 0.3514 sampai dengan 0,8977. Sehingga aitem yang valit menjadi 25 aitem.

  • Rerata Hipotesis dan Rerata Empiris skala psikologi kekerasan.

Skor penelitian skala kekerasan psikologis bergerak dari 1 sampai 4 dengan jumlah aitemnya sebanyak 25, maka skor totalnya bergerak dari 25 (25 x 1) sampai dengan 100 (25 x 4).sehingga luas jarak sebarannya adalah 100 – 25 = 75, dengan satuan deviasi standarnya bernilai 75 : 6 = 12,5. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa sekor terendah skala kekerasan psikologi adalah 37 dan skor tertinggi 91, rerata empiris 62,45 dan standar deviasi sebesar 14,690.

  1. Hasil Uji Asumsi.
    1. Uji Normalitas sebaran

–          Hasil uji normalitas sebaran terhadap variable kekerasan psikologis diperoleh mean = 62,45, standar deviasi = 14,69, kofisien = 0,730 an p = 0,662.

–          Hasil uji normalitas sebaran terhadap variable penalaran moral diperoleh mean = 8,42, standar deviasi = 2,953, koefisien = 1,212 dan p = 0,079.

  1. Uji Linieritas Hubungan

Hasil dari uji linieritas ini diketahui bahwa antara kekerasan psikologis dan penalaran moral pengaruhnya linier (F = 0,734; p = 0,086)

  1. Hasil Uji Hipotesis

Hasil analisis korelasi parsial dengan zero order partial (tanpa adanya variable kontrol), menunjukkan adanya korelasi negative yang signifikan antara kekerasan psikologis dengan penalaran moral, dengan r = -0,4087; p =0,022. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kekerasan psikologis tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan penalaran moral remaja yang ayahnya berpoligami. Dengan demikian hipotesis ditolak.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


  • Listiana Advokat: Terima kasih sudah hadir di blog saya, dan terima kasih juga karena ternyata tulisan saya mendapat respon yang baik dari anda. Semoga bermanfaat ya...
  • rikh4: Masax ia ???kwkww
  • Badual: kerenlah kalu begitu!!

Kategori

%d blogger menyukai ini: